Tomcat Si belang-belang

Mulanya..pada suatu hari…

-Pojok Cempaka 1, @ruang tamu-

“lho..knopo mz?” Tanya saya pada kakak saya

“keno tomcat dek” celetuknya

Saya : mengerutkan dahi dan melebarkan telinga *thinking* (padahal agak ga denger)

“iki dek ta duduh-i tak kuahi (tak kasih tau, red) ben jelas” seraya memberikan beberapa lembar kertas.

Sayapun semangat membacanya, trnyata tentang serangga. Saya lalu terlempar ke suasana kuliah entomologi sambil menyuntikan formalin *membunuh dengan keji* ke tubuh serangga2 tak berdosa itu untuk mengenal lebih jauh tentang nya. Trim ya kecoa, kalajengking, kupu2, tawon, semut, dll 🙂

Ok, kita mulai dari :

Morfologi dan tempat hidup

Bentuk : kecil mungil.

Panjangnya : ± 1 cm

Postur badan : ramping

Ciri khas : ada bintik kemerahan di bagian ekornya.

Senjata : toksin (tidak menggigit tapi mengeluarkan racun)

Serangga ini suka hidup di tempat yang terang, jadi bagi yang punya bayi ato si kecil, redupkan lampu ketika tidur agar hewan ini tidak berkeliaran di area kamar tersebut.

Klasifikasi

Family : staphylinidae dan

Famili meloidae yang dikenal sebagai spanish fly menghasilkan kantaridin

(kedua Family tersebut menyebabkan dermatitis kontak toksik)

Genus : paederus yang menghasilkan pederin

Peranan Tomcat

Serangga ini berjuluk tomcat dan kerap di sangka sebagai penyebab herpes zoster atau dompo. Memang, Keampuhan racun serangga ini dalam melukai kulit mirip herpes zoster. Namun pada dasarnya serangga itu hanya menyebabkan dermatitis kontak toksik. Yakni penyakit yang disebabkan kontak akut dengan racun pederin atau kantaridin yang dikeluarkan serangga tertentu.

Yang menyebabkan luka bukan gigitannya, karena tomcat tidak menggigit tetapi cairan racunnya.Tomcat otomatis akan mengeluarkan cairan apabila terjadi sentuhan atau benturan dengan kulit manusia secara langsung. Bisa juga dengan sentuhan tidak langsung melalui handuk, baju atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis otomatis seperti seprei dan handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun tomcat harus dibersihkan. Dan jika si tomcat ditemukan, jangan dipencet karena percikan racunnya dapat menyebar. Ambil dan masukkan saja dalam kantong plastik, nanti akan mati sendiri. Meskipun saya ndak tau Entah berapa lama matinya di dalam plastik?!

 

Organ yang diserang

Berbeda dengan herpes zoster, dermatitis menyerang tanpa pandang bulu. Dari bayi sampai lansia bisa terkena. Bagian tubuh yang terinfeksi juga sesuai dengan tempat menempelnya racun. Khusus yang menyerang bagian tubuh pada daerah lipatan, biasanya akan menempel di kedua bagian lipatan atau disebut kissing phenomen. Termasuk bila digaruk. Luka yang timbul akan mengikuti arah garukan, linier dan panjang. Namun, rasa yang ditimbulkan relatif lebih ringan ketimbang herpes zoster. Yakni cenderung panas dan gatal. Sementara pada herpes zoster lebih pada nyeri yang sangat, apalagi jika terkena sentuhan.

Oh ya?

Yang perlu diketahui, hewan ini punya 7 nyawa (wekekeke). Disemprot pake obat nyamuk dia ga mati. Dimasukin dalam plastik dan ditutup rapat-rapat selama 4 hari, juga ga mati-mati. Gimana klo di deketin ma epliji 15 kg? Hehehehe.

Ingat!

*Kalo terjadi ruam setelah kontak dengan serangga ini, segera cuci bagian yang terkena dengan sabun      dan air.

* Kalo reaksi kulit yang parah hendaklah mendapat perawatan medis.Periksakan ke dokter.

* Satu lagi, jangan sampai luka yg masih basah terkena sinar matahari, karena dapat menyebabkan bekas hitam yang sulit di hilangkan.

Semoga bermanfaat🙂

12 thoughts on “Tomcat Si belang-belang

  1. gila, gua juga kena ini nih dua kali..
    orang2 sekostan gua juga, kyanya sih air tandon kost..
    *mpe gua habisin air galonan cuman buad mandi😦
    trus obatnya paan???
    parah nih hewan, penyebabnya apaan sih???

  2. aq da pernah kena aq pikir air dirumah ku terlalu kotor padahal bersih trus saudara ku juga kena ampe parah sembuhnya cuman dikasih salep 2hari da sembuh

  3. wih…., temen sekelasku juga ada yang kena. katanya pas dia tidur ada sesuatu di rahang sampingnya. dipukul. eh malah kena. katae perih…
    kira2 kalau udah kena gitu gimana cara ngembuhinnya, ya?

  4. gw jg kena.. sekarang lagi ngrasain atitna kaya kena air panas.. uda 2 hari gak kering2 malah nyebar, padahal uda ke dokter .. biar gak bekas ada gak tipz?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s