Laa tahzan, buka mata hati & be happy

Setelah mendengarkan dengan seksama emtegewe mlm ini, berikut kesimpulan yang bisa saya ambil dan saya share.. :

1. Jangan remehkan yang jelek, karena yang jelek adalah modal utama yang baik. Syukuri apa yang jelek menurut kita karena itu menjadi yang baik dan terbaik jika itu rejeki yang kita punya satu-satunya.

Logikanya, Ketika kita mempunyai raket dan senarnya putus 3, itu menunjukkan jika raket itu jelek (kata sebagian besar orang), akan tetapi kita hanya punya 1, yaitu raket tersebut. Berarti raket tersebut adalah raket terbaik yang kita punya, karena raket tersebut satu-satunya yang kita punya.

2. Keberhasilan bisa jadi tidak terjadi pada musim kita.

Misalnya : jika kita adalah wanita dan seorang istri yang bekerja dengan tidak mendapatkan uang sebagai hasil kerja kita (mengajar mengaji, membantu anak yatim di panti asuhan, ibu rumah tangga yang baik), maka bisa jadi rezeki yang (mungkin bisa di kurs menjadi uang tersebut) hasil dari apa yang telah anda kerjakan akan menjadi limpahan rezeki yang barokah dan diberikan oleh Tuhan melalui suami kita, orang tua kita, anak-anak kita. Jadi…berbahagialah!

3. Berbisnislah di bidang yang dibutuhkan. Dan jangan tunggu disukai

Dalam hal berbisnis, kembangkan apa yang dibutuhkan oleh sebagian orang banyak, jangan tunggu orang lain menilai bahwa orang tersebut menyukai dengan usaha yang anda pilih, tapi fokuslah terhadap bisnis yang memang dibutuhkan.

4. Kekecewaan manusia ke tuhan pasti salah mengerti.

Tidak ada setiap apa yang terjadi di dalam hidup manusia yang terlepas dari ‘skenario Tuhan’, ketika kita manusia meminta dan kecewa karena tidak mendapat apa yang kita minta, maka itu adalah pasti salah pengertian kita terhadap Tuhan. Karena kita tidak tahu bahwa apa yang kita alami merupakan hadiah terbaik dari Tuhan, yang lebih tau hidup kita, tentunya.

5. Sekali saja beritahu tuhan untuk meminta rezeki, tapi membutuhkan berkali-kali untuk mengambil tindakan.

Maksudnya, mintalah dan ungkapkan permintaan kita sekali saja, tidak perlu berulang-ulang, karena Tuhan pasti tau dan sangat mengerti. (Utarakan maksud lo ya, bukan doa, klo doa mah tiap hari, hehe) Lalu lakukan apapun yang bisa dilakukan (ikhtiar yang bermanfaat) sambil mengulur proses pemberian Tuhan akan apa yang kita minta. Dan kita akan bahagia.

6. Iman itu sangat indah dan logis, tidak akan menemukan keindahan dan kelogisan dari iman kecuali ikhlas menerima tuhan.

Apapun yang kita tangkap dengan penerimaan berlandaskan iman, insya allah membuat hati kita tenang dan tentram. Bukalah hati kita dalam-dalam, ingat-ingat lagi apa sih tujuan hidup kita?kita sudah di beri rel-rel oleh Tuhan, gunakan iman sebagai masinisnya. Masinis yang teguh, baik dan tau aturan mengemudi akan membuat kereta berjalan lancar (meski rel berkelok-kelok) tidak akan tergelincir dari rel nya. Logis bukan?

7. Iman = religi dan spiritual. Beriman, bebas menjadi orang baik yang membaikkan.

Jangan marah atau tidak mau berkawan, dan sinis jika kita bertemu dengan orang yang berbeda pendapat. Justru sebaliknya, sayangi orang tersebut, karena dengan itu, ia akan tau jika ada proses membaikkan di situ. Maka dari itu, bebaskanlah kita untuk menjadi orang baik yang membaikkan. Berlomba-lombalah dalam hal kebaikan.

8. Banyak anak banyak rejeki, cepet nikah cepet membuka rezeki. Menikah itu menjaga perbuatan zina. Jadi, kehidupan setelah menikah bagaiman kualitasnya? Hanya mencegah zina?

banyak anak?knp harus banyak?pilih mana, banyak, tp tidak barokah dan kurang mampu menjaga amanah dg baik atau cukup 2 anak saja (dukung pemerintah ne critanya, hehe) tapi sehat, baik dan barokah?itu terserah anda. cepet nikah cepet membuka rezeki? klo ingin cepet membuka rezeki, buat tali rezeki kita dengan Tuhan (jalur religi) dan buat tali rezeki dengan membaikkan manusia (jalur umum –> ko jd kayak SPMB, hehe ). tapi saya sependapat jika menikah itu banyak membawa berkah. lalu?:)

mm..Mungkin, saya merupakan salah satu dari sedikit orang yang tidak sependapat dengan kata itu. Jika ingin mencegah zina, ya gunakan iman, bukan dengan alternatif menikah, karena menikah tidak hanya untuk sekedar ‘berbuat zina secara halal’, tetapi lebih dari itu dan luas, menikah berarti beribadah menyempurnakan separoh agama. Butuh banyak persiapan yang sangat baik (luar dalam). Anda pasti sudah tau apa saja yang harus dipersiapkan. Yang jelas, ada keterlibatan antara manusia, religiusitas, hati dan Tuhan.

9. Koneksi, bukan kerja keras, tapi musti jujur, agar hasil bisnis berkah.

Banyak orang yang bilang, kerja tidak perlu banting hape tulang, yang penting koneksi. Ok, itu bisa diterima akal dan logika, akan tetapi, jika koneksi tersebut adalah yang disebut suap, maka itu adalah bukan koneksi yang sehat. Misalnya : Orang yang menyuap orang lain untuk bisa masuk kerja dengan membayar, maka selanjutnya hasil dari kerja penyuap tersebut adalah uang tersebut. Maka setiap hari, ia di gaji dengan hasil suap tersebut. Berarti, penyuap tersebut tidak boleh berteriak “berantas korupsi” dong? Oleh karena itu, jika anda bekerja dengan koneksi yang baik, jujurlah, agar hasil bisnis berkah. Karena keberkahan tersebut yang akan membuat bisnis kita terus berjalan dan berkembang dengan baik. amin

10. Berharap dengan rasa dalam. Tuhan menyukai doa kita atau menyukai kesedihan kita? Jika kita sedih, maka akan di buat sedih. Pegang erat tali antara kita dengan tuhan. Jangan buat tali itu longgar.

Saya rasa, kalimat tersebut sudah cukup jelas. Tapi..bagaimana cara kita memegang erat tali tersebut?ya, dengan berdoa dengan rasa dalam kepada Tuhan, perbanyak menyebut namanya (dzikir). Mungkin lebih tepatnya, seperti anda jika dengan kekasih anda, maka setiap hari, anda akan mengingat2 nya dan berkomunikasi dengan nya (indeep communication)kan? Ups, ga ya?

11. Apakah kekayaan Tuhan kurang untuk memenuhi permintaan kita?

Tidak! Jadi pantaskanlah diri kita untuk di beri oleh Tuhan.

12. Jadilah pribadi yang bergembira, karena pribadi yang bergembira lebih mudah berhasil, berhasil bukan sampainya, tapi kualitas perjalanannya. 

Sangat benar sekali, jika Allah menganjurkan untuk Laa tahzan, jangan bersedih.

Dari sini, saya semakin mantap, semakin yakin bahwa jalan hidup yang sudah terjalani hingga sekarang adalah BENAR dan tidak salah arah.Dan itu dari Allahku yang baik sekali. Terima kasih Allah. Alhamdulillah. Semoga bermanfaat.

7 thoughts on “Laa tahzan, buka mata hati & be happy

  1. @Bros Manik
    Waa’laikumsalam mb wuri..hehe..matur nuwun…🙂
    uke uke ….^^

    @Dani
    alhamdulillah klo inspiring🙂 emtegewe = Mario Teguh Golden Ways, wah mas dani mboten gawul😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s